Tanpa Taufan Pawe, Formatur Rampungkan Kepengurusan Golkar Sulsel

oleh -93 views

UPDATESULSEL- Rapat tim formatur Golkar Sulsel merampungkan struktur kepengurusan baru. Hanya saja dalam rapat itu ketua formatur Taufan Pawe (TP) dan Muhidin Said sebagai perwakilan DPP tak hadir.

Meski tak dihadiri Taufan Pawe, tiga tim formatur yakni Abdillah Natsir, Farouk M Betta, dan Imran Tenri Tata tetap melanjutkan rapat menyusun struktur pengurus baru Golkar Sulsel masa bakti 2020 – 2025.

Salah satu tim formatur, Abdillah Natsir menjelaskan jika struktur baru sudah rampung. Jumlah keseluruhan pengurus baru tersebut sebanyak 147. ” Didalamnya sudah ada 30 persen keterwakilan perempuan,” kata Abdillah usai menggelar rapat di kantor DPD I Golkar Sulsel. Selasa (25/08/2020).

Dia menambahkan, unsur wakil ketua berjumlah 25, sekretris dan wakil sekretris 12, ketua harian, empat koordinator bidang.
” Kepengurusan kali ini mengakomodir berbagai segmen dan keterwakilan perempuan, dan mengedepankan kesinambungan atau tetap mengakomodir beberapa engurus lama,” ungkap Abdillah.

Hanya saja Abdillah enggan membeberkan nama nama yang masuk dalam struktur kepengurusan yang baru tersebut. ” Paling lambat besok kita sudah kirim ke DPP, tapi sebelum ke DPP kita sodorkan ke pak TP dulu,” jelas mantan sekretaris DPD I Golkar Sulsel itu.

Formatur lainya, Farouk M Betta menyampaikan meski tidak dihadiri Tufan Pawe selaku ketua formatur, rapat yang dilalukan tetaplah legal, apa lagi rapat itu juga mengundang Tufan Pawe namun tak hadir.

” Selama ini juga kita tidak pernah diundang untuk rapat. Makanya kita berinisiasi dan mengundang semua formatur termasuk pak Taufan untuk menyusun struktur ini. Karena kita sudah jauh melewati batas dari kesepkatan musda. Kesepakatan musdakan formatur hanya diberi waktu satu minggu untuk menyelesaikan struktur. Inikan sudah 17 hari,” tegas pria yang akrab disapa Aru itu.

Kabarnya Tufan Pawe yang juga telah merampungkan struktur pengurus Golkar Sulsel, bahkan sudah dibawa ke meja DPP. ” Rapat formatur baru kalai ini, kita tidak pernar diundang rapat sama pak TP. Yang jelas dalam musda itu ada lima tim formatur yang ditunjuk yang harus sama sama menyusun struktur pengurus yang baru,” singkat anggota formatur lainya Imran Tenri Tata. (**)