Program BPJS Kesehatan dan BOS Kota Pasanga IMUN Ditiru Kandidat Lain, KH Comunity Sebut Paslon Lain Hanya Incar Nafsu Kekuasaan

oleh -80 views

UPDATESULSEL.NEWS- Program BPJS Kesehatan Gratis dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kota, yang digagas pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar nomor urut 4, Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH (IMUN), secara terang-terangan ditiru oleh kandidat lain yang juga bertarung di Pilwali Makassar.

Komunitas pemenangan IMUN yakni, Kadir Halid Comunity (KH Comunity) menilai pasangan lain terungkap asal-asalan atau tidak memiliki konsep jelas mensejahterakan masyarakat Kota Makassar. Sebab, program yang digagas pasangan IMUN sesuai kebutuhan masyarakat.

“Pasangan lain meniru program pasangan yang kami dukung (IMUN). Dengan meniru program IMUN, membuktikan jika pasangan lain tidak punya program atau asal-asalan ingin bertarung di Pilwali Makassar dengan mengutamakan nafsu kekuasaan,” ujar sekertaris KH Comunity, Andi Ali, Selasa (3/11/2020).

Andi Ali mengajak pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar bertarung dengan adu gagasan. Bukan dengan cara meniru atau mencontek program pasangan IMUN. Sebab, pasangan IMUN berkomitmen berpasangan demi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kota Makassar.

“Mari adu gagasan bertarung di Pilwali Makassarr, jangan ada yang meniru program IMUN, karena pasangan yang kami perjuangkan memiliki komitmen meringankan beban hidup masyarakat.

Sebelumnya, Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus, melihat, potensi program IMUN dicontoh oleh kandidat lain memang besar, karena terlihat lebih realistis dan berbasis kebutuhan warga, serta bisa dicover oleh APBD.

“Saya melihat potensi program IMUN dicontoh oleh kandidat lain memang besar, karena terlihat lebih realistis dan berbasis kebutuhan warga, serta bisa dicover oleh APBD,” kata Nurmal.

Nurmal mengungkapkan, sepanjang belum diresmikan dalam sebuah program resmi di RPJMD, tentu program sama dan mirip antar kandidat kepala daerah adalah sebuah keniscayaan. Namun, setiap kandidat diharapkan melahirkan lebih banyak lagi program inovatif dan terobosan.

“Kandidat harus lebih inovatif lagi. Apalagi, Pilwali Makassar ini kan ajang pertarungan ide dan gagasan,”jelas, Nurmal Idrus yang juga mantan ketua KPU Kota Makassar. (*)