Masa Jabatan Hanya Tiga Tahun, None Minta Warga Realistis Pertimbangkan Janji Kampanye Calon

oleh -234 views

UPDATESULSEL.NEWS- Masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar hasil Pilkada 2020, diketahui hanya tiga tahun. Berdasarkan undang-undang, pilkada serentak akan kembali dilaksanakan pada tahun 2024.

Mengingat masa jabatan yang sempit, hanya tiga tahun, Calon Wali Kota Makassar, Irman “None” Yasin Limpo, meminta agar warga realistis dalam mempertimbangkan janji kampanye para calon. Ia menegaskan, dirinya tidak muluk-muluk dalam hal program untuk masyarakat.

“Karena masa jabatan hanya tiga tahun, kita harus realistis. Kira-kira, apa yang bisa kita lakukan untuk masyarakat. Kalau saya, tidak mau menjanjikan Makassar ini jadi kota terhebat di planet ini. Yang penting, wargaku gampang urus KTP. Itu saja dulu,” kata None, saat melakukan kampanye di Kecamatan Tamalanrea, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Kandidat nomor urut 4 ini mengaku prihatin dengan kondisi saat ini. Dimana warga Tamalanrea, harus ke perbatasan Makassar – Gowa untuk mengurus administrasi kependudukan berupa KTP, KK, hingga Akte Kelahiran. Warga harus meninggalkan pekerjaan dan keluarganya seharian, itupun tidak ada jaminan bisa selesai di hari yang sama.

“Yang terpenting bagi saya, bagaimana hak kependudukan kita bisa lebih cepat dan pasti. Selama ini terlalu birokratis. Itupun belum tentu sehari selesai. Bahkan berbulan-bulan, hanya memegang surat keterangan. Kami programkan, untuk pelayanan administrasi kependudukan cukup di tingkat RT,” jelasnya.

Pendelegasian kewenangan ke tingkat RT, kata None, juga akan disertai dengan dana hibah pembangunan untuk RT mulai Rp 15 juta hingga Rp 150 juta. “Soal pendelegasian kewenangan ini, bisa langsung dilakukan setelah pelantikan. Kalau ada yang bilang tidak bisa, itu karena dia tidak mau saja dan tidak kreatif,” tuturnya.

Banyaknya beban yang harus ditanggung warga, juga menjadi perhatian None. Karena itu, iuran BPJS Kesehatan warga akan dibayarkan oleh pemerintah kota. Khususnya, untuk pelayanan Kelas III.

“Warga tidak boleh dibebani dengan biaya perawatan rumah sakit. Karena itu, pemerintah kota akan membayarkan iuran BPJS Kesehatan mereka. Bukan satu tahun, tapi langsung dibayarkan lima tahun,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh programnya bersama wakilnya Andi Zunnun Armin NH, bisa dituntaskan dalam tiga tahun masa jabatannya. “Jangan ada keraguan. Karena saya paham betul bagaimana sistem pemerintahan. Saya pernah delapan kali jadi kepala dinas, saya pernah menjadi Bupati di Luwu Timur. Ini hanya tiga tahun, seluruh program saya bisa selesai dalam tiga tahun,” pungkasnya.

Diketahui, None memanfaatkan masa kampanyenya di Kecamatan Tamalanrea, dengan mengunjungi sejumlah titik. Antara lain, di BTN Antara, BTP, Bontoramba, dan Kelurahan Kapasa. (*)