Tak Sabar Pelayanan Admistrasi Kependudukan Diselesaikan di Tingkat RT, Warga di Bara-Baraya Solid Dukung Irman-Zunnun

oleh -29 views

UPDATESULSEL.NEWS- Msyarakat kota Makassar sangat berharap pelimpahan wewenang pemerintahan kepada ketua RT segera terwujud. Keinginan masyarakat tersebut sebagai wujud mendambakan pelayanan admistrasi yang cepat tanpa harus melakukan antri lama di Dinascapil.

Maka dari itu, di Kelurahan Bara-Baraya, Kecamatan Makassar warga tak mau salah pilih pemimpin pada pelaksanaan Pemilihan Walikota Makassar, 9 Desember 2020 menadatanga.

Para warga di kelurahan Bara-Baraya menyebutkan, hanya pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar nomor urut 4 Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin yang akan menghadirkan Pemerintahan yang transparan dan berkualitas dalam pelayanan admistrasi kemasyarakatan.

“Jelang pemilihan Walikota Makassar, kami masyarakat melihat’ hanya pasangan Pak Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH yang berkomitmen memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat. Seperti pelimpahan wewenang pemerintahan kepada ketua RT sebagai wujud meringankan beban hidup masyarakat.

“Semoga pak Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH menangi Pemilihan Walikota Pilwali, sehingga pengurusan admistrasi kependudukan hanya diselesaikan di tingkat RT,” kata tokoh masyarakat Kelurahan Bara-Baraya, Kecamatan Makassar, Lukman, Kamis (29/10/2020).

Tak hamya itu, warga Bara-Baraya sangat sering merasa terbebani dengan pembayaran iuran BPJS kesehatan. Sebab, banyakna masyarakat memiliki keterbatasan untuk membayar BPJS kesehatan.

Salah satu dari banyaknya program yang akan digagas oleh pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH adalah akan menanggung biaya BPJS kesehatan bagi kelas tiga.

“Pada bidang kesehatan, hanya pasangan pak Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH, yang akan membayarkan BPJS kesehatan bagi kelas tiga, dan banyak program pak Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH yang menjawab kebutuhan masyarakat. Ini menandakan hanya pak Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH punya pengalaman mengelola pemerintahan yang paham akan kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Lukman. (*)