Serpihan dan Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air Ditemukan

oleh -312 views

UPDATESULSEL.NEWS-  Tim gabungan berhasil menemukan serpihan badan pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang mengalami kecelakaan di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Tak hanya itu, juga ada beberapa bagian tubuh dan beberapa potong pakaian yang diduga milik korban.

Tim gabungan mengumpulkan serpihan dan bagian tubuh korban serta pakaian itu dalam beberapa kantong.

“Dari kegiatan hari ini hingga pukul 19.20 WIB tadi, Kita sudah mendapatkan 10 kantong berisi serpihan atau potongan dari badan pesawat, 16 bagian atau potongan besar, 10 kantong jenazah yang berisi bagian dari korban dan 5 potong pakaian,” kata Kabasarnas, Bagus Puruhito, di Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu 10 Januari 2021.

Selain itu, Bagus menyebutkan bahwa tim gabungan sudah menemukan lokasi black box Sriwijaya Air SJ182. Lokasi black box itu ditemukan oleh alat sensor dari KRI Rigel.

“Dan dalam pelaksanaan operasi SAR hari ini juga dari KRI Rigel telah berhasil mendeteksi adanya 2 pingker yang kita yakini adalah 2 black box. Kenapa kita meyakini, karena hanya ada 2 transmit emergency yang kita tangkap dan sampai saat ini kita laksanakan pencarian, dilaksanakan dengan penyelaman dan tadi kita tambahkan alat direction finder yang dibawa penyelam masuk supaya lebih akurat,” ujar Bagus.

Untuk pencarian selanjutnya yang dilaksanakan besok, Senin 11 Januari 2021, Bagus mengatakan, tim gabungan akan menggunakan metode yang sama. Hanya saja, besok akan ada pelebaran area pencarian.

“Adapun rencana kita besok kita masih melaksanakan operasi di daerah yang sama dengan metode permukaan laut dan di bawah permukaan dengan sedikit melebarkan area dan menambahkan pesisir karena arus laut menuju arah pesisir,” lanjut Bagus.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, seluruh jajaran TNI mendukung Basarnas dalam upaya pencarian yang saat ini titik lokasi jatuhnya pesawat telah ditemukan.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan upaya menemukan seluruh korban, bagian pesawat, dan juga keberadaan kotak hitam (black box) pesawat.

TNI bersama Tim Gabungan juga tengah menyiapkan rencana pengangkatan potongan besar pesawat dengan menggunakan kapal yang memiliki alat crane untuk mengangkut benda besar. (**)