Sebut Pengrusak Baliho Kampungan, Jubir IMUN Tantang Adu Program

oleh -141 views

UPDATESULSEL.NEWS- Puluhan baliho pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Irman Yasin Limpo dan Andi Zunnun Armin NH, yang terpasang di sejumlah ruas jalan dirusak. Kerusakan hampir sama, dimana bagian program dirobek.

Juru bicara Irman – Zunnun (IMUN), Muwaffik, mengungkapkan, jumlah baliho atau alat peraga kampanye yang dirusak cukup banyak. Ia menuding, mereka yang ada di balik pengrusakan baliho sudah merasa terancam dengan program-program kandidat nomor urut 4 ini, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Semua APK yang dirusak, bagian tulisan programnya saja yang dirusak. Artinya, ada yang merasa terganggu dengan program-program IMUN,” ujarnya.

Menurut Muwafik, berpolitik dengan cara-cara seperti itu merupakan cara yang kampungan. Jika ada yang merasa terusik dengan program IMUN, seharusnya mereka juga membuat program yang menarik perhatian masyarakat.

“Daripada rusak baliho, lebih baik adu program. Itu lebih elegan,” tantang aktivis HMI ini.

Ia mengakui, saat ini mulai banyak yang menjiplak program unggulan IMUN. Tetapi hal tersebut tak menjadi masalah, karena masyarakat sudah tau siapa kandidat yang pertama kali memprogramkan BPJS Kesehatan Gratis, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kota, pelimpahan kewenangan ke tingkat RT, dana hibah untuk warga RT, program air bersih, hingga digitalisasi persampahan.

“Program kami jelas tertulis di APK. Sekarang sudah banyak yang terkesan menjiplak,” terangnya.

Meski puluhan balihonya dirusak, Muwaffik mengaku belum ada niat untuk melaporkan ke Bawaslu. Menurutnya, Pilkada adalah pesta demokrasi, bukan momentum saling merusak dan mencederai.

“Kami tidak mudah baper, dan tidak terlalu suka melapor-lapor. Jadi kalau kami sudah melapor, itu artinya sudah keterlaluan,” pungkasnya. (*)