PLN Kebut Pembangunan Dua Jaringan Transmisi di Sulsel

oleh -26 views

UPDATESULSEL.NEWS – Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda, menuturkan, pihaknya senantiasa berupaya mendorong roda perekonomian melalui pemenuhan setiap kebutuhan energi listrik di seluruh Tanah Air.

Di Sulawesi Selatan (Sulsel), kata dia, PLN tengah mengejar penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni pembangunan jaringan transmisi bawah tanah bertegangan 150 kilo Volt (kV) yang terbentang dari Daya Baru sampai dengan Kawasan Industri Makassar (Kima) dan jaringan transmisi 150 kV Daya Baru Incomer.

“Kawasan Industri Makassar merupakan salah satu pusat kegiatan investasi di Sulawesi Selatan. Seiring bertumbuhnya ekonomi, tentunya akan membutuhkan pasokan listrik yang memadai. Selain itu, dengan adanya pengembangan Sultan Hasanuddin International Airport (SHIA), dua jaringan ini dibutuhkan untuk suplai pasokan daya ke SHIA, yang selama ini hanya disuplai dari GI 70 kV Mandai. Oleh karena itu, kita siapkan dari sekarang,” jelas Syamsul Huda, dalam keterangan resminya, Kamis (10/12/2020).

Dirinya menambahkan, d tengah masa pandemi ini, PLN terus berupaya merampungkan dua jalur transmisi tersebut guna meningkatkan keadalan pasokan listrik di Sulsel. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan percepatan pembangunan proyek strategis nasional sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2020.

Secara teknis, pembangunan jaringan transmisi bawah tanah 150 kV Kima – Daya Baru memiliki 34 unit Join Pit (JP) dengan lintasan sepanjang 32,61 kilo meter sirkuit (kms). Sedangkan, jaringan transmisi 150kV Daya Baru Incomer membentang sepanjang 14,76 kms melalui 12 menara.

“Kini jaringan transmisi bawah tanah Kima – Daya Baru telah mencapai 70,44% dan jaringan transmisi Daya Baru mencapai 78,42%. Kami mengupayakan jaringan tersebut dapat beroperasi di triwulan pertama 2021,” tandasnya.

“Melalui kehadiran kedua jaringan transmisi tersebut kelak akan meningkatkankan suplai sistem kelistrikan yang semakin andal. Dengan dukungan dari seluruh stakeholder terkait, diharapkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan segera bermanfaat bagi masyarakat, industri serta investasi di Sulsel,” pungkas Syamsul Huda. (Kiki)