Pertemuan Prabowo Subianto – Airlangga Hartarto Bahas Koalisi di Pilkada, DP Belum Pasti Diusung Gerinda

oleh -1,395 views
oleh

UPDATESULSEL- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di rumah dinas Menteri Pertahanan di Jakarta, Senin, 6 Juli 2020.

Sayangnya, silaturahmi politik kedua pentolan partai politik yang dilakukan secara tertutup. Namun, kabarnya kedua pimpinan partai itu membahasa koalisi untuk menghadapi pilkada serentak se Indonesia.

Menanggapi pertemuan ketua umumnya, Prabowo Subianto dengan ketua umum DPP Golkar Airlangga Hartarto. Wakil ketua DPD Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arief menegaskan politik sejatinya berjalan secara dinamis. Bahkan, Sawaluddin Arief tak mempersoalkan partainya berkoalisi partai apa saja karena memang perintah undang undang termasuk dengan partai Golkar di pelaksanaan Pilkada serentak se Sulsel. Baginya, semua demi kepentingan rakyat dan kemajuan kabupaten dan kota yang tersebar di Sulsel.

“Pertemuan pak Prabowo Subianto dan pak Airlangga Hartarto memang membahas kesamaan koalisi di Pilkada serentak. Politik itu dinamis, kita bisa saja berkoalisi dengan Golkar di beberapa pelaksanaan Pilkada serentak di Sulsel, termasuk di Pilkada kota Makassar. Berkoalisi dengan Golkar kami siap, jika DPP memerintahkan. Posisi kami siap untuk menjalankan perintah,” kata Sawaluddin Arief, Selasa (7/7/2020).

Sawaluddin Arief menjelaskan, jika dukungan partai Gerindra kepada pasangan bakal calon Walikota dan wakil Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (DP)- Fatmawati Rusdi Masse (Fatma) sesuai perbincangan berbagai kalangan masyarakat di kota Makassar masih dinamis dan belum final sifatnya masih berupa rekomendasi belum B1KWK sesuai PKPU

Sebab, partai Gerindra belum mengeluarkan rekomendasi resmi untuk pasngan calon Walikota dan wakil Walikota Makassar sesuai syarat yang ditetapkan oleh KPU

“Rekomendasi resmi secara tertulis sesuai syarat pendaftaran pasangan calon dari DPP untuk usungan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar sampai saat ini belum ada. Artinya, rekomendasi dukungan pasangan calon di Pilkada Makassar sesuai syarat pendaftaran yang ditetapkan oleh KPU belum ada dari DPP,” pungkasnya.

Saat ini, berkembangnya isu di masyarakat, Gerindra akan berkoalisi dengan partai NasDem akan mengusung pasangan calon Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (DP) berpasangan, Fatmawati Rusdi Masse (Fatma).

Bahkan, dimasa kepemimpinan, Danny Pomanto, capaian kursi partai Gerindra di DPRD kota Makassar menurun. Periode 2014-2019, partai Gerindra mencapai hasil memuaskan dengan capaian sebagai pimpinan DPRD kota Makassar.

Akan tetapi, di periode 2019-2024 dimana masa kepemimpinan, Danny Pomanto, capaian partai Gerindra di DPRD kota Makassar menurun dalam artian tidak lagi mencapai posisi pimpinan DPRD. (*)