Parameter Publik Indonesia: DP jangan Pandang Enteng Serangan Politik Lawan

oleh -531 views

UPDATESULSEL-¬†Berbagai serangan politik yang dialamatkan untuk pasangan bakal calon Walikota dan wakil Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Fatmawati Rusdi Masse (DP-FATMA) dari lawan politiknya tidak boleh diremehkan begitu saja oleh internal tim pemenangan, DP.

Direktur Paramater Publik Indonesia, Ras Md berharap agar, DP beserta tim pemenangannya tidak meremehkan serangan atau isu politik yang dimainkan oleh para lawan politiknya, jelang Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar, 9 Desember tahun 2020.

“Perihal aneka serangan yang dialamatkan ke DP saat ini tak boleh dianggap enteng. DP dan tim harus move on jika aneka isu negatif potensial mengerus elektoral DP sebagai bakal calon walikota Makassar,” Ras Md, Senin (13/7) malam.

Ras Md berharap, DP beserta tim pemenangannya harus cerdas menanggapi berbagai isu politik yang disudutkan kepada pihaknya dalam menghadapi Pilwali Makassar.

“DP dan tim harus cerdas meng-counter aneka isu yang datang tanpa henti. Sekali lagi, jangan mengaggap enteng serangan dari kelompok lawan. Pemilukada ini 90% dunia persepsi. Jika tak terpenetrasi dengan baik perihal isu negatif, implikasi elektoralnya sangat besar,” tegas Ras Md.

Ras Md bahkan menilai dengan dinamisnya Pilwali Makassar saat ini, partai politik sangat potensi mengalihkan dukungannya dari DP. Yang mana, DP saat ini masih diwacanakan akan diusung partai NasDem dan partai Gerindra.

“Ya, Potensi DP ditinggal Parpol pendukung sangat terbuka. Sepanjang KPUD Kota Makassar belum menetapkan pasangan calon Walikota dan wakil Walikota. Potensi parpol bermanuver tentu ada. Banyak contoh diluar sana,” urainya.

Mengingat, beberapa figur bakal pasangan bakal calon Walikota dan wakil Walikota memiliki kemampuan yang mapan meraih dukungan partai politik, hal itu sebagai syarat pencalonan.

“Apalagi kelompok penantang sangat berkepentingan. Sebut saja kelompok Munafri atau Appi yang hingga saat ini belum juga partai pengusungnya cukup. Tentu segenap kekuatannya ia akan gerakkan untuk meraih dukungan Parpol.

“Tak terkecuali Gerindra yang saat ini sudah menyatakan dukungan ke DP-Fatma. Pada akhirnya jika Gerindra bersikap sama dengan Golkar. Pergi dari koalisi Nasdem, maka dipastikan DP tak cukup kursi masuk ke arena pertarungan. Nah, disituasi seperti ini, Nasdem sebagai partai pemenang pemilu di kota makassar, tak mungkin bertahan. Ia pun akan berlabuh ke yang lain,” ungkap, Ras Md.

Ras Md menyarankan kepada, DP berhati-hati dalam melakoni setiap hal terburuk dari pelaksanaan proses Pilwali Makassar.

“Sehingga, saya sangat sarankan buat DP dan tim nya agar tetap berhati-hati dengan segala kemungkinan buruk yang bisa terjadi. Dalam konteks politik, hukum kemungkinan berlaku,” tutup Ras Md. (Abu)