Pakar: DP Miliki Beban dengan Partai Politik

oleh -186 views

UPDATESULSEL- Sekertaris DPD II Golkar Kota Makassar, H. Abdul Wahab Tahir mengungkapkan tidak konsistennya bakal calon Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (DP) untuk diusung Golkar, pada Pilwali Makassar, 9 Desember 2020 mendatang.

Bagi, Wahab Tahir NasDem mengklaim seolah-olah melarang kadernya untuk diusung Golkar pada Pilwali Makassar. Padahal, DP sendiri meminta bantuan kepada Golkar untuk diusung dan berpasangan dengan kader Golkar.

“Nasdem mengklaim seolah-olah mereka (Nasdem) melarang kadernya diusung Golkar dan berpasangan Zunnun. Sementara saya dimandatkan langsung oleh, DP menjembatani berpasangan Zunnun dan mencukupkan Golkar untuk berkoalisi dengan NasDem. Jangan seolah-olah Nasdem lebih baik dari Golkar. Tidak ada urusan kami dengan Nasdem kami hanya berurusan dengan DP,” kata Abdul Wahab Tahir, beberapa hari lalu.

Kepada partai NasDem, Abdul Wahab Tahir mengajak untuk memberikan pendidikan politik yang santun untuk masyarakat kota Makassar.

“Mari kita memberikan pembelajaran politik yang santun untuk masyarakat Makassar. Saya hanya bantu pak DP dan sudah saya saya lakukan,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, pakar Ilmu politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Makassar (UINAM), Firdaus Muhammad mengatakan, DP memilik beban hubungannya dengan partai politik untuk memenangkan Pilwali Makassar.

“DP memiliki beban politik dengan partai koalisi, bukan semata soal menang di pilih masyarakat,” ungkap Firdaus Muhammad.