Meski ditengah Pandemik, Pemuda Nusantara Melakukan Ikran Sumpah Pemuda Jilid II

oleh -65 views

UPDATESULSEL.NEWS- Sekelompok pemuda yang berhimpun dalam satu organisasi kepemudaan yang bernama Kebangkitan Pemuda Nusantara (KPN) yang berkantor pusat di jakarta menggelar deklarasi sumpah pemuda jilid II yg bertempat dimonumen mandala makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 28 oktober 2020.

Meski ditengah pandemik covid 19 Organisasi ini mendeklarasikan sumpah pemuda jilid II yang melanjutkan dan mengupgrade semangat pemuda agar lebih relevan dan realistis sesuai dengan kondisi kekinian. Hal ini ditegaskan oleh Ketum DPP KPN bung Dedy Jaya saat kami wawancarai. Menurutnya bahwa isi deklarasi sumpah pemuda yang dicetuskan 92 tahun lalu, tepatnya 28 Oktober 1928, sudah tidak relevan lagi dengan kondisi kebangsaan. Dahulu dibuat untuk mempersatukan pemuda-pemudi dari berbagai nusantara dalam menyonsong kemerdekaan. Namun saat ini kita sudah merdeka dan peran pemuda adalah mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Tentunya setiap zaman berbeda cara dan penyelesaiannya ya tentu juga berbeda. Diera revolusi industri 4.0 saat ini ancaman bisa saja datang kapanpun. Olehnya itu dibutuhkan filter yang kuat, tegasnya.

Menurut Ketum Dedi Jaya, pemuda asal kelahiran Palopo yang bertindak sebagai Inspektur upacara menegaskan bahwa Pemuda saat ini tidak akan mengalami kebangkitan bahkan kemunduran jika tidak memahami tantangan dan kondisi zamannya. Beliau melanjutkan bahwa bangsa ini hampir saja kehilangan ideologi pancasila atau tergantikan dengan ideologi yang lain. Padahal kita ketahui bersama bahwa pancasila adalah ideologi terbaik yang telah dirumuskan oleh pendiri bangsa ini. Menurutnya bahwa ini adalah sebuah bom waktu yang bisa saja meledak kapanpun. Ini sebuah ancaman. Karenanya dibutuhkan sebuah ikrar pemuda yang lebih relevan dengan kondisi kekinian sehingga menjadi landasan bagi pemuda-pemudi dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan NKRI.

Disebutkan oleh pihaknya, deklarasi sumpah pemuda jilid II ini didukung oleh pemuda-pemudi dari berbagai nusantara sebagai perwakilan jong-jong dari daerah masing, dan kegiatan ini di ini siasi oleh Kebangkitan Pemuda Nusantara (KPN)dan kemudian mengumpulkan berbagai pemuda-pemudi dari berbagai daerah untuk sama-sama memanfaatkan momentum bersejarah ini di hari sumpah pemuda sebagai langkah memperbaharui semangat sumpah pemuda yang relevan dan realistis sesuai dengan tuntutan zamannya.

Pada momentum 28 oktober 2020, KPN bersama kalangan pemuda-pemudi mulai dari Sabang sampai Merauke yang melakukan upacara secara virtual dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ada perwakilan dari pemuda Subang Jawa Barat, pemuda DKI Jakarta dan Tangerang. pemuda Sulawesi, Pemuda Ambon Maluku, hingga Pemuda Fak-fak(Papua) dan masih banyak lagi. Deklarasi ini dilaksanakan secara virtual dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Bung Dedi Jaya mengharapkan bahwa deklarasi ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan dan juga menjadi awal kebangkitan pemuda nusantara.