Menhub Minta Bantuan Jepang untuk Proyek Kereta Api Makassar-Parepare

oleh -261 views

UPDATESULSEL.NEWS – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjajaki kerja sama dengan Jepang untuk membangun kereta api Makassar-Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan. Rencananya kerja sama dengan Negeri Sakura terkait dengan pengadaan rolling stock atau bakal pelanting kereta.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, selain pembangunan kereta api, pemerintah pihaknya juga menawarkan kerja sama infrastruktur lain seperti Mass Rapid Transit (MRT) di DKI Jakarta, Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, hingga rencana pembuatan proving ground di Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

“Kita mendiskusikan tentang kemungkinan kerja sama tentang rolling stock, itu kan dibutuhkan satu supply jadi ini yang kita bahas dengan Jepang,” kata Budi dalam konferensi pers virtual di Tokyo, Jepang, Selasa 7 Septmber 2021.

Menurutnya, operasional kereta Makassar-Parepare akan terealisasi pada tahun depan. Adapun proyek kereta ini dikerjakan oleh PT Celebes Railway Indonesia (PT CRI) dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (PII), PT Sarana Multi Infrastruktur atau SMI (Persero), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Pendanaan proyek kereta tersebut tidak bersumber dari APBN.

“Kita memang membahas banyak kegiatan-kegiatan tentu di Jawa saja dan Makassar-Parepare ini tentu akan kita fungsikan tahun depan,” kata dia.

Kendati demikian, Budi mengatakan, pemerintah tidak hanya meminta dukungan dari Jepang, namun juga kepada negara-negara sahabat lainnya. Namun, dia tidak merinci negara mana saja yang akan diajak kerja sama oleh Indonesia.

“Tentu ini adalah satu proses kita harapkan ini juga memberikan satu warna yang baik bahwa apa yang kita kerjakan di Makassar-Parepare ini juga ada sporting dari negara-negara sahabat,” jelasnya.

Sekadar informasi, pembangunan jalur kereta api Makassar-Parepare sendiri dimulai sejak 2015. Proyek tersebut masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pembangunan ini meliputi jalur kereta 145 kilometer dan 23 stasiun.

Adapun proses peletakan batu pertama pembangunan kereta api Makassar-Parepare telah dilakukan enam tahun lalu pada Agustus 2014 di Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. (*)