Jangan Kaburkan Peran “Andi Toto” Dalam Kesuksesan Pembangunan Kabupaten Maros 

oleh -378 views

UPDATESULSEL.NEWS- Sosok Andi harmil mattotorang mendadak ramai diperbincangkan di media sosial beberapa hari seusai debat kandidat pilkada sesi pertama digelar oleh KPU kab. Maros. Sebuah pertanyaan singkat yang dilontarkan oleh lekaki berkacamata itu kepada paslon nomor 2 yakni chaidir syam dan suhartina bohari seolah meninggalkan bekas tidak enak bagi tim pasangan tersebut.

Berikut kutipan pertanyaan andi toto,  “Tadi paslon nomor 2 menyebutkan selama 10 tahun terakhir bupati maros hatta rahman telah berhasil membangun infrastruktur  termasuk jalan kurang lebih 1000 km.  Apakah pembangunan  yang telah dilaksanakan, betul betul pak bupati yang membangun dan tidak melibatkan  wakil atau yang lainnya”. Pertanyaan  tersebut hanya dijawab seadanya oleh chaidir syam.

Ia sempat membenarkan bahwa pembangunan itu adalah kebersamaan. Namun selebihnya, chaidir seolah menghindari pertanyaan itu dengan menjawab terkait komitmen bersama pasangannya  dalam melaksanakan  pembangunan jika terpilih tanpa sedikit pun ada jabaran jawaban yang jelas ke sang penanya paslon nomor 3. Bukti ketidakpuasan harmil atas jawaban tersebut terlontar saat moderator  memberi kesempatan untuk menanggapi.  Sosok yang mendampingi bupati  hatta rahman selama 10 tahun itu menegaskan,

” Yang saya ingin dapatkan jawaban apakah pembangunan jalan itu semata-mata pak bupati saja atau tidak Melibatkan wakilnya dan stakehoulder lainnya”.

Menariknya pertanyaan singkat  tersebut seolah menjadi duri yang menyakiti. Entah ada hubungannya atau tidak,  MC pasangan maros keren Irfan AB langsung mengulas hasil debat perdana saat tampil menjadi narasumber dalam kanal khusus yang disiarkan live streaming via facebook. Irfan seolah ingin mengaburkan peran Andi Harmil Mattotorang selaku wakil bupati dengan lebih menonjolkan peran ketua DPRD yang saat itu dijabat Chaidir Syam. Chaidir dianggap berjasa besar karena menyetujui rencana pembangunan jalan bupati melalui fungsi anggaran di legislatif.

Upaya Pembentukan opini kembali dilontarkan oleh dua legislator dari partai pendukung Maros keren yakni h. Rusli Rasyid dan Hasmin badoa.

Rusli dari fraksi Hanura, menegaskan peran DPRD lebih luas ketimbang wakil bupati. Sementara hasmin Badoa dari PPP juga mengungkapkan peran DPRD lebih luas dibanding wakil bupati.

Syafaruddin Ahmad S.Sos juru bicara Maros unggul menegaskan jangan mencoba seolah ingin menghilangkan peran wakil bupati yang dijalankan oleh Andi toto dalam kesuksesan pemerintahan 10 tahun terakhir ini.  Bupati dan wakil bupati adalah satu paket yang tidak bisa terpisahkan dalam pemerintahan yang menjalankan fungsi eksekutif.

” Kalau ada pihak yang ingin menghilangkan peran wakil bupati itu sesat  dan menyesatkan,” tegas Syafar.

Apalagi jika ada pihak yang mengungkapkan peran DPRD lebih besar dari wakil bupati, itu adalah pernyataan bodoh dan keliru, tambah Syafar.

Ketua Projo kab. Maros itu menekankan, Memang peran ketua DPRD selaku fungsi anggaran itu penting namun jangan lupa yang melaksanakan pembangunan adalah eksekutif dimana eksekutornya adalah bupati dan wakil bupatinya sesuai dengan  UU no 32 tahun 2004 Junto UU no 23 tahun 2014.

” Ingatki komitmen meningkatkan pembangunan infrastruktur termasuk jalan termaktub dalam visi misi Hatta Rahman – Andi Toto Hatita jilid 2 yang menjadi acuan pembuatan RPJMD, artinya pembangunan jalan dan kemajuan lainnya sudah menjadi komitmen keduanya dalam menyusun visi misi,” ujar syafar.

“Kasihan pak Toto jangan di dzalimi terus ,beliau telah banyak berjasa untuk kemajuan Maros dan membantu bupati dalam menciptakan kab.maros yang maju dan sejahtera,” pungkas Syafar.