Gaji  Honorer Tenaga Medis Non PNS Selama Enam Bulan di Kabupaten Enrekang Belum Terbayarkan, Anggarannya Dikemanakan?

oleh -279 views
Pemerhati Pemerintahan dan Pembangunan Kabupaten Enrekang, Arby

UPDATESULSEL.NEWS-  Pemerintah kabupaten Enrekang melalui Dinas Kesehatan, rupanya selama 6 (enam) bulan belum membayarkan gaji para tenaga honorer kesehatan (medis) non PNS yang bertugas di Rumah Sakit umum Massenrempulu dan tenaga medis di seluruh Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Enrekang.

Apalagi para tenaga medis di Kabupaten Enrekang telah memperlihatkan kinerja dan loyalitasnya mengurusi pasien selama masa pandemi COVID-19 di wilaya Kabupaten Enrekang.

Selama 6 bulan (Juli hingga Desember tahun 2020),  para honorer medis yang berjumlah 1.600 orang belum menerima gaji, yang mana setiap honorer kesehatan bervariasi. Terendah mendapat gaji sebesar Rp 350.000 rupiah

“Sebanyak 1.600 (seribu enam ratus) tenaga medis non PNS di Kabupaten Enrekang sudah enam bulan belum menerima gaji honorer mereka. Seharusnya hak mereka terbayarkan, gaji mereka bervariasi, terendah mendapat Rp 350.000 rupiah per tenaga medis. Pemda kabupaten Enrekang juga belum membayarkan penghasilan tambahan 2 triwulan bagi ASN di lingkup Dinas Kesehatan,” kata pemerhati Pemerintahan Kabupaten Enrekang, Arby, Rabu (2/12/2020).

Arby menambhakan, pelayanan di Rumah Sakit Umum Massenrempulu tidak sesuai standar yang diharapkan. Sebab keterbatasan alat medis serta obat-obatan membuat masyarakat di kabupaten Enrekang memilih menjalani pengobatan atau perawatan medis di kabupaten lainnya.

“Kemudian kondisi Rumah sakit Massenrempulu saat ini, masih jauh dari standar pelayanan yang baik untuk kesehatan masyarakat. Kondisi ini memprihatikan. Banyak masyarakat Kabupaten Enrekang memilih berobat di kabupaten tetangga yakni berobat ke Rumah Sakit Lakipadada Kabupaten Tana Toraja,” ungkap Arby.

Rumah Sakit Umum Massenrempulu, Kabupaten Enrekang

Sebelumnya, pihak DPRD kabupaten Enrekang melalui pansus yang dibentuk untuk mengawasi pelayanan Rumah Sakit Umum Massenrempulu, tidak memperlihatkan hasil maksimal dalam hal kontrol atau pengawasan. (Abu)