Dihadapan Pejabatnya, Bupati Enrekang Puji Keberhasilan Anaknya, Pemuda Sebut Muslimin Bando Bikin Pencitraan tanpa Bukti

oleh -199 views
Bupati Enrekang, Muslimin Bando

UPDATESULSEL.NEWS- Tahun ini, pemerintah pusat melalui aspirasi anggota Komisi X DPR RI, Mitra Fakhruddin MB mendapatkan bantuan besiswa Program Indonesia Pintar (PIP) sebanyak 25 ribu siswa mulai dari SD SMP, SMA, hingga SMK Daerah Pemilihan (Dapil) III Sulsel, meliputi Kabupaten Sidrap, Enrekang, Pinrang, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.

Hal ini disampikan bupati Enrekang, H Muslimin Bando (MB) saat melantik dan mengambil sumpah 255 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jabatan Fungsional di halaman Kantor Bupati Enrekang, Rabu (6/1/2021) kemarin.

“Mitra MB anggota Komisi X tahun ini dia beri jatah besiswa untuk SD,SMP dan SMA itu 25 ribu siswa,” kata MB.

Menurutnya, selain beasiswa pelajar SD, SMP dan SMA, ada juga besiswa untuk S1 dan S2. Untuk itu, MB mengajak para ASN dilingkup pemerintah kabupaten Enrekang yang sementara menjalani program S1 dan S2 agar berkoordinasi dengan mahasiswa yang sudah mendapatkan bantuan tersebut.

“Ada juga besiswa S1 dan S2,bagi mahasiswa S1 dan S2 coba berkordinasi degan teman-teman masiswa yang sudah mendaptkan besiswa tahun ini,” pinta Muslimin Bando didepan ratusan para ASN yang baru dilantik.

Menanggapi pernyataan Bupati Enrekang, Muslimin Bando maka pemerhati Pemerintahan Kabupaten Enrekang, Ridwan Wawan Poernama menjelaskan sang Bupati mencoba membangun pencitraan untuk putranya dihadapan pejabatnya. Yang harus dipertegas Bupati adalah programnya dalam memimpin kabupaten Enrekang untuk kesejahteraan masyarakat.

“Apa yang dikatakan Bupati terkait kerja anggota DPR RI, Fakhruddin MB adalah hal wajar pembelaan atau mengagungkan dan menaikkan nama putranya yan saat ini menjadi anggota DPR RI. Perlu data detail dan akurat untuk membuktikan Program Indonesia Pintar (PIP) dibawa oleh, Mitra Fakhruddin MB. Karena dia anggota baru di komisi X DPR RI dan PIP adalah program yang sudah lama dari pemerintah pusat artinya sudah berjalan tanpa kerja, Mitra Fakhruddin MB,” ujar Ridwan Wawan Poernama.

Diapun menjelaskan, Bupati Enrekang telah melakukan pembohong publik sebab bantuan PIP tak disertakan bukti dan data bagi siswa-siswa yang layak mendapatkannya.

“Ini jelas pencitraan dilakukan Bupati Enrekang untuk anaknya, acara pelantikan pejabat untuk memuji putranya sendirian, bukan penyerahan PIP oleh anggota DPR RI, Fakhruddin MB. Apalagi putranya tersangkut korupsi DAK senilai Rp 39 Miliar yang saat ini bergulir di Kejati Sulsel,” ungkapnya. (*)