CRC: Elektabilitas Danny-Fatma Masih Berpotensi Naik

oleh -55 views

UPDATESULSEL.NEWS- Konsistensi pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) bertarung gagasan dan ide, menjadi salah satu alasan kenapa elektabilitasnya terus melejit hingga saat ini.

Termasuk dari tiga kali debat, pasangan nomor urut 1 ini, berhasil tampil meyakinkan dengan tetap mengacu pada visi-misinya tanpa ikut-ikutan menebar “omong kosong” atau janji-janji yang justru tidak masuk dalam visi-misi.

Direktur Riset CRC, Muhammad Nur Hidayat mengurai, temuan di survei terbaru lembaganya, memang terkonfirmasi jika banyak warga menjatuhkan pilihan ke ADAMA, karena selain faktor bukti nyata kepemimpinan, juga konsisten beradu gagasan dan ide.

Khusus pemilih yang belum menentukan sikap atau masih ragu-ragu, diyakini bisa mengarahkan pilihannya pasca-debat pamungkas, kemarin. Meski jumlah swing voters sedikit lagi, namun potensi Danny-Fatma merebut pemilih itu sangat terbuka.

Apalagi jika mengacu pada debat terakhir, Danny-Fatma kembali tampil meyakinkan dengan konsisten mengurai visi-misi, dan menawarkan solusi untuk Makassar.

“Bisa jadi (elektabilitas Danny-Fatma bertambah). Artinya ketika melihat hasil survei bahwa ternyata debat cukup mempengaruhi pilihan masyarakat, bisa jadi itu bisa meningkatkan elektabilitas (Danny-Fatma),” kata Direktur Riset CRC, Muhammad Nur Hidayat, Sabtu (5/12/2020).

Pemilih yang berpeluang mengalihkan dukungan ke paslon yang identik dengan tagline ADAMA’ itu berasal dari kalangan swing voters. Istilah untuk para pemilih rasional yang dapat mengubah pilihannya sesuai dengan ide atau gagasan tertentu.

“Jika disinkronkan dengan temuan kita di survei kemarin bahwa masih ada sekitar 18,5 persen pemilih yang masih mungkin mengubah pilihannya nanti. Bisa jadi mereka itu menunggu debat ketiga,” demikian Nur Hidayat.

Dengan elektabilitas sebesar 45,9 persen saat ini (versi survei CRC) ditambah peluang untuk panen dukungan tambahan membuat pasangan Danny-Fatma bisa semakin melejit di detik-detik akhir jelang pemungutan suara, 9 Desember mendatang.

Meski unggul di survei terbaru, dan elektabilitasnya mengalami kenaikan hingga 5% dari survei sebelumnya, namun baik Danny maupun Fatma tetap mengingatkan segenap tim, relawan dan simpatisan untuk tidak lengah sedikit pun.

Bagi pasangan representasi perempuan ini, dukungan dan suara rakyat harus dikawal baik. Tidak membiarkan ada kecurangan terjadi. Karena itu, di sisa waktu yang ada harus fokus menjaga basis masing-masing, dan mengawasi praktik kecurangan. (*)